Menjual diri
Hahaha..
Judulnya provokatif banget nih. Nggak ada judul lain apa???
Sabaaarr,sabar om mas tante bude paklek bulek..dan siapapun anda,harap bersabar..hehehe.
Seperti tulisan saya sebelumnya,bahwa kita semua adalah penjual. Bahkan bayipun bisa jualan,ia jualan tangisan. Yang dengan tangisan itu ia mendapat apa yang ia inginkan. Kalo belum dapat ia akan nangis makin kenceng sampai dia mendapat apa yang diinginkannya.
Beberapa kali saya bertemu dengan orang-orang ingin segera move on dari kondisinya saat ini,namun sepertinya ia tak cukup mampu untuk itu. Tapi bukan dikarenakan ia benar-benar tak mampu,melainkan karena ia tak mau membingingkai dirinya dengan kemasan yang baik,sehingga jika diibaratkan barang jualan,tak ada orang yang mau meliriknya.
Ia tak mau belajar,ia tak mau bekerja dengan keras dan tetap mempertahankan nilai-nilai hidupnya yang lama. Maka Mana mungkin bisa move on kalo kayak gini. Ya too...
Kalo mau move on,mau diterima dengan baik dimanapun berada,maka kita harus pintar-pintar membingkai diri dngan nilai-nilai kebaikan. Kalo di ibaratkan barang jualan,bungkusnya aja udah cantik,bersih,rapi dan sangat menarik. Maka akan banyak yang tertarik dengan kita.
Orang pengen usaha nggak punya modal,tapi punya track record yang baik,punya keahlian yang mumpuni,punya kepribadian yang menawan. Maka orang tak akan sungkan-sungkan menginvestasikan uangnya untuk join bareng dia. Karena orang yakin,bahwa ia tidak akan sia-sia investasi dengan orang-orang yang yang punya kualitas kayak gini.
Tapi kalo orang suka mengeluh,sering menyalahkan keadaan,nggak mau di ajarin. Lah siapa yang pengen investasi dengan orang macam ini?
Bisa bangkrut krut nanti..hehehe.
Perusahaan atau siapapun bakal ogah-ogahan ngambil orang kayak gini.
Makanya jangan heran ada orang yang mudah banget di terima dimanapun,dan banyak orang pengen investasi bareng dia.
Tapi ada juga orang yang dimanapun berada selalu bikin bete,serta orang emoh bin gelo banget kalo diajak kerja bareng dia.
Ayo sama-sama kita bungkus diri kita dengan semua hal-hal yang baik tanpa mengesampingkan isi di dalam diri kita.
Agar kita lebih mudah menjual diri,lebih mudah move on dan menerima kehidupan yang lebih baik datang menghampiri kita.
So,,Ayo perbaiki Kualitas diri
Salam Hangat
Anto Al Furqon
54a43df0
Judulnya provokatif banget nih. Nggak ada judul lain apa???
Sabaaarr,sabar om mas tante bude paklek bulek..dan siapapun anda,harap bersabar..hehehe.
Seperti tulisan saya sebelumnya,bahwa kita semua adalah penjual. Bahkan bayipun bisa jualan,ia jualan tangisan. Yang dengan tangisan itu ia mendapat apa yang ia inginkan. Kalo belum dapat ia akan nangis makin kenceng sampai dia mendapat apa yang diinginkannya.
Beberapa kali saya bertemu dengan orang-orang ingin segera move on dari kondisinya saat ini,namun sepertinya ia tak cukup mampu untuk itu. Tapi bukan dikarenakan ia benar-benar tak mampu,melainkan karena ia tak mau membingingkai dirinya dengan kemasan yang baik,sehingga jika diibaratkan barang jualan,tak ada orang yang mau meliriknya.
Ia tak mau belajar,ia tak mau bekerja dengan keras dan tetap mempertahankan nilai-nilai hidupnya yang lama. Maka Mana mungkin bisa move on kalo kayak gini. Ya too...
Kalo mau move on,mau diterima dengan baik dimanapun berada,maka kita harus pintar-pintar membingkai diri dngan nilai-nilai kebaikan. Kalo di ibaratkan barang jualan,bungkusnya aja udah cantik,bersih,rapi dan sangat menarik. Maka akan banyak yang tertarik dengan kita.
Orang pengen usaha nggak punya modal,tapi punya track record yang baik,punya keahlian yang mumpuni,punya kepribadian yang menawan. Maka orang tak akan sungkan-sungkan menginvestasikan uangnya untuk join bareng dia. Karena orang yakin,bahwa ia tidak akan sia-sia investasi dengan orang-orang yang yang punya kualitas kayak gini.
Tapi kalo orang suka mengeluh,sering menyalahkan keadaan,nggak mau di ajarin. Lah siapa yang pengen investasi dengan orang macam ini?
Bisa bangkrut krut nanti..hehehe.
Perusahaan atau siapapun bakal ogah-ogahan ngambil orang kayak gini.
Makanya jangan heran ada orang yang mudah banget di terima dimanapun,dan banyak orang pengen investasi bareng dia.
Tapi ada juga orang yang dimanapun berada selalu bikin bete,serta orang emoh bin gelo banget kalo diajak kerja bareng dia.
Ayo sama-sama kita bungkus diri kita dengan semua hal-hal yang baik tanpa mengesampingkan isi di dalam diri kita.
Agar kita lebih mudah menjual diri,lebih mudah move on dan menerima kehidupan yang lebih baik datang menghampiri kita.
So,,Ayo perbaiki Kualitas diri
Salam Hangat
Anto Al Furqon
54a43df0


Komentar
Posting Komentar